The Edelweiss Hideaway Solo, Villa Mini dengan Harga Terjangkau di Kota Solo

Hip hip horaaaaayyyyy!!!!!

Aku rasa itu merupakan kata pembuka yang paling cocok untuk memulai cerita ku kali ini. Kenapa? Karena aku sudah lama sekali ingin mencoba menginap di salah satu hotel dengan nuansa villa di Solo yang dilengkapi kolam renang private di depan kamar hotel langsung.

Akhirnya waktu yang ditunggu datang juga, 2 minggu yang lalu, aku berkesempatan untuk menginap di hotel dengan nuansa villa di Solo yang dilengkapi kolam renang private di depan kamar hotel langsung, yang bernama The Edelweiss Hideaway Solo Hotel and Resort.

Sesuai dengan namanya, Hideaway, hotel ini memang agak tersembunyi dari jalan besar. Lokasinya di Jalan Ginung Nomer 2, Kasuran, Gajahan, Colomadu. Ancer – ancer untuk menemukan hotel ini cukup mudah, gang tepat di samping gedung IHS masuk terus (nanti ada papan nama hotel nya di depan gang), lurus terus sampai ketemu rumah terakhir sebelum kebun kosong di kanan jalan, maju sedikit ada gang belok kanan, nanti lokasinya di sebelah kiri jalan tidak jauh setelah belok. Kalo mau lebih gampangnya lagi, bisa menggunakan google maps, langsung diantar sampai depan hotel deh 😀 hehehe. Tapi jalanan setelah masuk gang samping gedung IHS agak rusak ya, musti hati – hati.

 

edelweiss20hotel20dan20villa20solo_zpsngwuoctq

Penunjuk ketika malam

edelweiss20hotel20solo202_zpskyrqc4d4

Penunjuk ketika siang

edelweiss20hideaway20solo204_zpsrpcrb55u

Kalo sudah ketemu orang pake baju biru pohon – pohon ini, belok kanan yaa 😀

 

Proses check – in (aku menggunakan Traveloka, waktu itu dapat harga Rp.482.000-, nett tanpa breakfast) dan check – out nya cepat dan mudah. Staff nya ramah dan sangat membantu. Terutama mas yang badan nya cukup berisi, kulit sawo matang, aku lupa tanya namanya tapi 😦

 

edelweiss20hotel20dan20resort20solo202_zpscdjnrer8

Lobby hotelnya

 

Setelah check – in selesai, petugas yang tadi melayani langsung mengantar aku menuju mobil golf. Mau main golf apa nginep sih Maaa? Naaaah, jadi unik nya menginap di The Edelweiss Hotel Solo ini, ketika mau menuju kamar, kita diantar menggunakan mobil golf oleh petugas nya. Karena lorong jalan nya cukup panjang kata nya. Padahal menurut aku sih ngga begitu panjang, paling 30 sampai 80 meter saja untuk mencapai ruangan paling ujung.

 

 

Di hotel ini terdiri dari 5 lorong kamar, yaitu Lorong Yudhistira, Lorong Bima, Lorong Arjuna, Lorong Nakula dan Lorong Sadewa. Setiap lorong terdiri dari 4 kamar. Familiar sama nama lorong nya kah? Yak, nama lorong – lorong ini diambil dari nama Pandawa Lima. Aku dapat Lorong Nakula, kamar paling depan dekat jalan lorong yang di lewati mobil golf tadi. Bangunannya berupa tembok batu bata yang di susun rapi dan di dominasi dengan kayu – kayu. Nuansa klasik dan suasana tenang terasa sekali berada di tempat ini.

 

the20edelweiss20hideaway20solo204_zpslsrqqy1tedelweiss20hotel20solo_zpssbteailx

 

Petugas nya kemudian langsung membuka gembok kamar. Kamar nya di gembok? Iyaaaa…..! That’s so cute buat aku. Unik banget. Bener – bener pengalaman baru menginap di hotel Solo tapi rasa nya seperti menginap di pulau Bali atau kota lain ❤ . Pintu kamar terbuat dari kayu, seperti model pintu rumah jaman dulu. Ketika pintu terbuka, lukisan dinding yang indah sudah menyambut di depan mata. Kemudian aku berjalan masuk untuk melihat – lihat ada apa saja di dalam kamar yang terdiri dari 3 ruangan ini.

 

img_20170508_081344_zpsr7eed9gw

Ini pintu masuk kamar nya, aku foto dari dalam kamar

 

Ruangan pertama (seperti ruang tamu) terdapat,

  • Ruang Tamu atau Ruang Duduk (2 Kursi dan 1 Meja Kayu)
  • Meja kecil dengan banyak laci
  • Kulkas
  • Wastafel
  • 2 Teh, 2 Kopi, 2 Gula dan 2 Krimer
  • 2 Gelas Besar
  • 2 Sedotan Kecil
  • Pembuat Air Panas
  • 2 Air Mineral
  • Hiasan Meja
  • Asbak
  • Lampu Gantung
  • Jam Dinding
  • Lukisan
  • Tempat Sampah
  • Keset
  • Pot Tanaman Hias
  • Colokan (aku cuma lihat 1 di atas kulkas)
  • Hiasan Dinding
  • Halaman
  • Kolam Renang Pribadi (ini yang paling menarik untuk aku ❤ )
  • Kursi Santai Kolam Renang
  • Nb : Kolam renang ini lantai nya tidak licin, aman, bersih, air nya juga jernih. Tinggi kolam kira – kira setengah dada aku (163cm), ada kolam kecil banget di atas kolam renang bisa buat rendem – rendem kaki sebelum renang. Panjang kolam nya cuma 2x aku nyelam sih 😀

 

 

 

Ruangan kedua (ruang tidur) terdapat,

  • Kasur Ukuran Queen Size yang empuk dan bersih
  • 2 Bantal empuk dan bersih
  • 2 Bantal Kecil
  • Ac yang dingin
  • Tv Layar Datar (channel sedikit, kebanyakan tayangan lokal dan agak bruwet 😦 )
  • Meja dan Kursi
  • Meja Rias dengan cermin
  • Lemari dengan banyak ruang penyimpanan
  • Lampu Meja
  • Tisu
  • Telephone
  • 1 Sandal Hotel
  • Colokan (di samping tempat tidur kanan kiri)
  • Memo dan Pensil

 

 

Ruangan ketiga (kamar mandi) terdapat,

  • Shower dengan air panas dan dingin yang berfungsi dengan baik
  • Toilet Modern (ada banyak tombol otomatis di samping toilet nya dan bisa nyala loh 😀 , biarin aja udik yaaa, abis keren sih, di rumah belum ada. Hahaha 😛 )
  • Wastafel (lupa nyoba ada air panas nya atau ngga, buka air nya di satu sisi doang soalnya, ngga puter – puter coba kanan kiri kayak biasa nya, mungkin karena speechless duluan sama toilet nya 😛 )
  • Amenities (1 Sabun Batangan, 1 Sikat dan Pasta Gigi, Cotton Bud isi 3, Shower Cap dan Plastik Kecil)
  • Tisu Kamar Mandi
  • 2 Gelas Plastik
  • Gantungan Handuk atau Baju
  • 2 Handuk Besar
  • 2 Handuk Kecil
  • Tempat Sampah
  • Laci Penyimpanan
  • Keset

 

 

 

Aku cukup senang menginap di hotel ini. Tenang dan nyaman. Suara kebisingan tidak terdengar. Benar – benar Villa Mini dengan harga terjangkau di kota Solo. Hanya saja minus nya, karena pintu banyak terbuat dari kayu, jadi agak seret buat buka tutup, mungkin pihak hotel bisa memberi minyak atau perawatan lebih agar pintu nya mudah di buka tutup. Dan di sudut – sudut lemari agak berdebu juga. Selebih nya aku merekomendasikan The Edelweiss Hideaway Solo Hotel and Resort untuk dijadikan salah satu tempat menginap dengan nuansa villa di kota Solo.

Tidak hanya itu, buat aku pribadi ketika menginap di sini, aku merasa seperti berada di kota lain (bukan Karanganyar tapi, maksudnya kota lain yang jauh dan biasa banyak didatangi pengunjung seperti Bali, Lombok, etc 😀 ). Jadi punya pengalaman berbeda ketika menginap. ❤

Oh iya, waktu malam aku sempet berkeliling hotel ini. Bentuk hotel ini memanjang. Di ujung hotel terdapat kolam renang yang cukup luas apabila mau berenang yang sungguh – sungguh, soalnya aku renang cuma pingin foto aja 😛 hahahaha. Kolam renang di belakang juga di buka untuk umum kok. Harga renang untuk pengunjung umum Rp.35.000-,nett / orang setiap hari.

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

Parkiran terdapat di depan dan bagian dalam ujung hotel dekat kolam renang. Restaurant nya aku tidak lihat ada atau tidak. Jadi belum bisa mengulas soal tempat nya ya.

Untuk harga menginap di The Edelweiss Hideaway Hotel dengan nuansa villa di kota Solo ini sebesar Rp.550.000-, / kamar dan Rp.650.000-, / kamar dengan sarapan. Harga berlaku setiap hari dan langsung datang atau reservasi dengan telephone. Tetap lebih murah menggunakan website tertentu sih kalo menurut aku 😀

Akan kah aku datang lagi untuk menginap di villa kota Solo dengan harga terjangkau? Absolutely, YES!!! ❤

 

Nama Hotel : The Edelweiss Hideaway Solo

Alamat : Jalan Ginung nomer 2, Kasuran, Gajahan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia – 57176

Kota : Solo

Lorong dan Kamar :

  • Lorong Yudhistira 4 Kamar
  • Lorong Bima 4 Kamar
  • Lorong Arjuna 4 Kamar
  • Lorong Nakula 4 Kamar
  • Lorong Sadewa 4 Kamar

Telephone : 0271 – 7686999

Website : http://www.the-edelweiss.com/Solo/index.php

 

 

Nb :

  • 07-05-2017
  • Disekitar tempat ini (sebelum masuk gang) banyak terdapat tempat makan. Apabila tidak ada kendaraan atau malas keluar, bisa order menggunakan gojek.
  • Dekat dengan Bandara Adi Sucipto Solo
  • Masuknya wilayah Kabupaten Karanganyar, tapi posisi nya di Solo kok (ini kerumitan pembagian wilayah jaman dulu yang aku juga bingung sampai sekarang 😦 )
  • Cocok buat Pengantin Baru yang ngga mau bulan madu jauh – jauh
  • Cocok buat stayvacation
  • Parkiran di dalam hotel, tidak terlalu luas
  • Beberapa foto aku ambil sore menjelang malam dan siang hari
  • Foto renang juga ngga bisa di aplod, buat koleksi pribadi aja, padahal pingin aplod dikit, tapi ngga boleh, ya udah, gapapa, besok pajang di kamar aja :p

 

 

 

 

 

Iklan

All You Can Eat, Perayaan Ulang Tahun Pertama Wedangan Goedang Teboe di Kota Solo

Kemarin malam aku bersama teman ku mencoba salah satu wedangan di kota Solo yang bernama Wedangan Goedang Teboe. Awal nya aku hanya iseng menscroll – scroll instagram dan menemukan akun dari wedangan ini, beruntung, karena saat itu sedang ada promo all you can eat di tempat ini, untuk memperingati perayaan ulang tahun nya yang pertama. Yieeeey, rejeki anak manis 😛

Aku langsung menshare kabar itu ke teman – teman ku, siapa tau ada yang mau datang kesana. Beruntung nya lagi, salah satu teman ku rumah nya berada tidak jauh dari wedangan ini. Yuhuuu, akhir nya kami memutuskan untuk ke sana.

Kami sampai pukul 7 malam,parkiran sudah ramai didatangi oleh mobil dan motor pengunjung. Ketika masuk, di depan pintu ada mba – mba pelayan yang siap melayani dengan bertanya berapa orang dan memberi penjelasan tentang all you can eat khusus di hari itu.

Jadi, kami diminta membayar sebesar Rp.30.000-, / orang baik dewasa maupun anak kecil. Lalu dapat nya apa saja? Dapat makanan yang bebas ambil dan bisa makan sepuas nya, boleh bolak balik dari meja makan ke meja saji untuk mengambil makanan lagi. Hanya saja, untuk snack dan minum harus bayar sendiri kecuali Es Teh atau Teh, karena sudah include di paketan. Kemudian kami diberikan nomer meja, kupon dan piring rotan sejumlah orang yang datang.

 

all20you20can20eat_zpscxjbcaea

 

Kemudian kami menuju meja saji yang terdiri dari 3 stand yang cukup banyak variasi pilihan menu nya. Stand Nasi, Lauk dan Hidangan Tradisional atau Manis. Kami mulai mondar mandir untuk memilih makanan yang sudah tersedia. Awal nya aku berniat mengambil 2 nasi bungkus, namun setelah melihat deretan sate yang berjejer dengan indah, akhir nya aku hanya mengambil 1 bungkus nasi dan memilih berbagai jenis sate seperti Sate Apus, Sate Babat, Sate Tempura Pedas dan Sate Sosis Mie. Si Buci (nama sebener nya Ciya) hanya mengambil sedikit makanan. Huft, padahal kalo all you can eat kan bisa makan sesuka nya (maklumin anak ekonomi yang satu ini yaaaa 😛 hehehe). dan untuk es teh atau teh nya bisa ambil sendiri di meja yang sudah disediakan.

 

 

Kami memilih tempat duduk di bagian belakang, agar dekat dengan tempat untuk membakar menu yang ingin dibakar terlebih dahulu sebelum dinikmati. Ternyata wedangan ini cukup luas tempat nya, terdiri dari ruangan indoor (lesehan) dan semi outdoor (tempat duduk). Interior nya pun juga menarik, di dinding terletak frame – frame foto artis yang pernah datang ke wedangan ini, ada pula foto – foto pajangan lain nya. Tempat ini cocok didatangi bersama keluarga, teman, pasangan, reuni, arisan atau pun semacam nya. Tersedia pula parkiran yang cukup luas, mushola dan toilet yang besar dan bersih. Ada live music juga yang dapat dinikmati sambil menyantap makanan.

 

 

wedangan20goedang20teboe202_zps3zgsenpk

 

Untuk rasa makanan nya cukup enak. Mungkin karena didukung suasana tempat yang enak untuk nongkrong sambil makan dan ngobrol juga kali ya. Nah, waktu asik menyantap sambil ngobrol dengan Buci, si Pakde (ini suami nya Ciya nama nya Cahyo) datang untuk bergabung bersama kami, aku menawarkan untuk menemani Pakde memilih makanan, padahal aku pingin nambah sate. Aku ambil Sate Apus lagi, Sate Nugget, Sate Kerang, Sate Usus, Siomay dan Siomay Sosis (yawlaaaaa, banyak banget nambah nya Maaaaaa 😦 ). Sedangkan Pakde hanya mengambil sedikit seperti Buci juga. Huft lagi ahhhh.

Setelah kami makan dan mengobrol dengan asik, tidak terasa makanan di piring rotan ku sudah habis. Aku mengajak Buci untuk kembali ke meja saji (Maaaaaa, kamu ini kerasukan apa? Makan nya kok ngamuk ngga aturan gitu hih hih hih, kata perut dan badan yang takut makin bulet bundar buntal 😥 ). Aku ambil Sate Apus lagi dan lagi, karena enak dan Sate Sosis Mie. Kali ini hanya itu saja kok (kalo ditambahin yang tadi jadi berapa tusuk? Hih!). Buci sama Pakde cuma geleng – geleng liat kekuatan mamam syantik kuuuhhh. ❤

 

goedang20teboe204_zpses3rkwea

 

Waktu menunjukkan pukul 9 malam, Pakde dan Buci pesan minuman lain yaitu Es Tebu dan Es tape, rasa nya enak dan harga nya cukup terjangkau sekitar Rp.6.000-, an. Sekitar 30 menit kemudian, kami memutuskan untuk pulang, karena mulai mengantuk akibat dari kekenyangan.

Wedangan Goedang Teboe yang terletak di Jalan Ahmad Yani Km 9, Desa Tegalmulyo, Pabelan, Kartasura ini cukup oke untuk dijadikan tempat nongkrong atau makan wedangan di Solo. Mungkin aku akan kembali ke sini lagi, karena letak nya juga dekat dengan rumah teman ku.

 

Nama Tempat : Wedangan Goedang Teboe

Alamat : Desa Tegalmulyo RT 01 RW 08, Jl. Ahmad Yani KM. 9, Pabelan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57169

Ancer – Ancer :

  • Dari arah Solo lurus ke arah Kartasura, nanti ada Goro Asalam kanan jalan masih lurus sampai ketemu lampu merah, di lampu merah belok kanan, lurus sekitar 200 meter, nanti di kanan jalan posisi nya.
  • Dari arah Boyolali lurus ke arah Solo, nanti lampu merah ke dua dari Tugu Kartasura belok kiri, lurus  sekitar 200 meter, nanti di kanan jalan posisi nya.

Jam Buka :

  • Hari Rabu sampai Hari Senin
  • Hari Selasa Libur
  • 17.00 WIB – 23.00 WIB

Telephone : 0271 – 7851375

Instagram : @goedangteboe

 

 

Nb :

  • 04-05-2017
  • Maaf foto makanan nya ngga komplit, karena udah keburu dimakan
  • Maaf lupa foto menu yang ada di sini
  • Maaf juga lupa untuk liat dan tanya berapa kisaran harga di wedangan goedang teboe
  • All you can eat ini hanya berlaku tanggal 4 Mei 2017 saja
  • Semoga next bisa di upgrade info blog tentang wedangan ini yaaa ❤