Halo Bulan Juli dan Halo Umur Baru

Setiap pergantian bulan selalu diawali dengan tanggal 1, dan kebetulan tanggal 1 di bulan juli ini adalah tanggal dimana “Ulang Tahun Aku Loooohhh Teman – Temaaaaan…..” 😀 *di lemparin sendal* Hahahaha.. Maaf yaaaa, terkadang aku suka lepas kontrol kalo udah ngebahas soal ulang tahun aku. Berasa seluruh orang perlu tau kalo aku ulang tahun, padahal aku mah apa atuh, cuma butiran debu yang tiap di bersihin nongol lagi nongol lagi. Hahahaha 😛

Jadi isi pertama blog post aku di bulan juli ini tentang cerita ulang tahun aku boleh yaaa… Hehehe ❤ Loh, tapi kan ini udah pertengahan bulan juli, kok bukan pas tanggal 1 kemarin cerita nya? Errrrrrrr….. Baru sempet nge – blog sekarang soal nya *udah kayak alasan klasik kalo terlambat masuk kelas 😛 * Hehe

Mari kita mulai…

Ketika aku masih kecil, orang tua aku selalu merayakan hari ulang tahun aku. Dari acara yang hanya tumpengan nasi kuning di rumah sampai pergi ke Pulau Bali bersama seluruh keluarga besar pun sudah pernah dilakukan untuk merayakan hari ulang tahun aku tersebut. Tetapi tidak hanya berhenti di masa kecil saja, masa remaja dan masa menjelang kedewasaan pun tidak luput dari acara ulang tahun yang diadakan oleh orang tua aku untuk aku 😀 .

Teringat jelas di memori otak aku dan dari dokumentasi – dokumentasi yang ada, tentang bagaimana saja acara ulang tahun yang pernah aku lakukan ketika masih kecil sampai dengan usia aku sekarang ini.

Saat aku berusia 1 tahun sampai usia 9 tahun, acara ulang tahun aku diadakan dirumah bersama sanak sodara dengan syukuran nasi kuning yang dibuat berbentuk tumpeng dan kue ulang tahun dengan hiasan yang digemari bocah – bocah pada masa nya.

Kemudian ke usia 10 tahun sampai 14 tahun, acara ulang tahun kali ini mulai berbeda. Karena Pipi (panggilan untuk bapak) mempunyai rencana untuk aku ulang tahun di Pulau Bali bersama seluruh keluarga besar sambil berlibur (karena ulang tahun aku selalu di saat hari libur panjang anak – anak sekolah). Dan Mimi (panggilan untuk ibu) membuat kue bolu untuk kue ulang tahun aku, tapi tidak menggunakan lilin sebagai hiasan nya, melainkan senter yang diletakkan di tengah kue bolu yang bolong 😀 hahahaha. Yaaak.. 4 tahun berturut – turut aku selalu merayakan ulang tahun di Pulau Bali dengan suasana yang menyenangkan sambil menikmati liburan bersama keluarga besar aku.

Berada di dunia remaja, tentu saja acara ulang tahun ke 15 mulai dilakukan bersama teman -teman terdekat sekolah menengah pertama, acara nya di salah satu tempat makan steik di kota Bogor. Tetap Pipi Mimi yang mengadakan acara nya, aku dan teman – teman tinggal datang saja. Hehe.

Jangan bosen dulu ya teman – teman baca nya, mohon di maklumi ini anak yang ngetik hobi nya emang cerita dari yang penting sampai ngga penting. Mumumu ❤

Dunia remaja itu beraneka ragam ternyata, ada yang kalem dan ada yang kejam juga. Hahahaha.. Yang pasti udah mulai banyak mau dan banyak ide untuk ngadain acara ulang tahun nya. Tetapi balik lagi sebagai anak kesayangan Pipi, musti tetep ada penyesuaian konsep ulang tahun antara kedua belah pihak 😀

Bisa dibilang acara ulang tahun di usia 16 sampai 20 adalah acara ulang tahun aku yang diadakan Pipi Mimi dengan biaya dan konsep yang luar biasa. Door Prize yang ada menjadi point lebih dari tiap – tiap acara ini. Puncak perayaan ulang tahun terbesar yang pernah aku lakukan mungkin di usia aku ke 18 tahun.

Memasuki pintu dewasa, acara ulang tahun sudah tidak terlalu menjadi hal yang utama untuk aku lagi. Makan bersama keluarga dan sahabat terdekat sudah cukup membuat aku senang, juga merasa di perhatikan oleh mereka pada usia 21 sampai 25 tahun sekarang ini.

Jujur saja aku masih suka sama yang nama nya surprise atau kejutan. Teteeeeeep yeeeee 😛 Hahahahaha… Cuma mungkin kalo saat ini mau nya kejutan yang lebih private atau sama orang – orang terdekat banget kali ya. Dan arti ulang tahun buat aku makin kesini berubah menjadi biasa aja. Sama istimewa nya dengan hari – hari lain, hanya saja aku mempunyai perasaan kembali diingatkan untuk selalu dan terus menjadi semakin dewasa tiap saat nya. Dewasa dalam setiap atau semua hal tentu nya, bukan hanya usia. 😉

Oh iya, aku punya 2 sodara kandung juga, tapi mereka bukan tipe orang yang suka kalo ulang tahun dirayain. Kalo dibikinin acara, pasti lebih pilih main atau tidur. Itulah kenapa Pipi Mimi selalu bikin acara buat aku ulang tahun dari aku masih kecil sampe udah gede ini. 😀

Selesai sudah cerita tentang acara ulang tahun aku, bagaimana teman – teman menganggap hari ulang tahun? Suka acara kayak aku dulu juga atau suka yang biasa aja kayak aku sekarang?

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s